Tampilkan postingan dengan label Journey of my heart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Journey of my heart. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 April 2009

Terluka

Langit masih terbalut mendung hitam
Masihku cemas bila saatnya datang
Badai... angin... topan menghempas
Segalanya... kapankah akan berakhir

Lumpur merendam
Pilunya belumlah sirna
Jika mentari panasnya tak lagi menyengat
Apakah ini adalah.... akhir dari
Tempatku berpijak

Kita mungkin terluka
Ataupun bisa mati
Tapi janganlah pernah menyalahkan hidup

Siapkan hati
Siapkan jiwa
Atas segalanya yang bisa terjadi

Gelombang biru menghunjam menyapu bumi
Puing-puing tersisa
Mengiris hati

Bilakah fajar akan bersinar
Dan berpijar lagi menerangi dunia

Kita mungkin terluka
Ataupun bisa mati
Tapi janganlah pernah menyalahkan hidup

Persiapkan hati
Persiapkan jiwa
Atas segalanya yang bisa terjadi

Biar terjadi

Bila terjadi

Read More...

Senin, 06 Oktober 2008

secarik ungkapan dari hati

Mendengar suaramu telah membangun kembali hatiku

Bangkit kembali semangat yang dulu masih sembunyi dalam lubuk hati

Semoga hatimu memang hanya untukku

Karena itulah harapanku sedari dulu


Malam ini aku akan bangkit

Menjadi apapun yang bisa kulakukan

Hanya untuk melihat sebuah senyuman darimu

Yang kuyakin tak akan hilang ditelan waktu

Aku begitu merindumu

Bagai tak tahu arti dari waktu

Yang pasti kan berlalu

Membawa sebuah kisah menjadi masa lalu


Dalam telaga hati yang sunyi

Aku di sini membawa cinta yang pasti

Yang tak akan pernah terbagi

Meski di rayu para bidadari


Hidup dan kehidupan telah mempunyai suatu jalan

Dan kuyakin takdirku tiada lain tiada bukan

Adalah selalu bersamamu memandang bulan

Bulan purnama simbol cinta dua insan

Read More...

Jumat, 29 Agustus 2008

Roman Malam

Senyap, masih terasa senyap… tak ada yang datang, hanya bayangan kepergian tetap menjelang. Suasana senja yang hilang belum terganti dengan sunyinya romansa malam. Rasa hati melambung tinggi, menunggu saat yang pasti ketika engkau berada di sisi. Di sisi hati yang masih sendiri menunggu kedatangan sang bidadari. Bidadari yang saat ini tengah menjalani kehidupan nirwananya sendiri. Akankah sang bidadari sudi tuk turun ke bumi mengganti sunyinya malam ini dengan senandung cita hati. Menemani kesepian hati sang pemimpi yang sedang mengejar roman seorang lelaki. Menjadi lelaki sejati yang tak akan pernah patah hati meski tak ada sang bidadari. Pancaran kecantikan sang bidadari sudah cukup membuatnya tetap berdiri di jalan penuh aral tiada bertepi. Kupasti kan datang tuk menjemputmu dari nirwana, menawarkan hati untuk kau singgahi

Read More...

Kamis, 28 Agustus 2008

Ditinggalkan (lagi)

For the choosen one

Ketika kekosongan hati melanda, ketika semangat kian luntur aku masih di sini berusaha bangkit dari rasa.. rasa sendiri ditinggal sang pujaan hati. Pujaan hati yang tak tahu arti dari hati ini, yang tak tahu perasaan yang membara dalam jiwa, yang tak tahu arti pedihnya merindu. Semua tetap berlalu meskipun hati tersayat sembilu,semua pergi meski hati masih sendiri. Kekasih hati mudah untuk bertemu tapi tak mudah untuk terhapuskan, akankah ada yang mengerti tentang rasaku kepadamu yang tertutup tirai hati… meskipun hanya secuil rasa yang kau berikan tapi bagiku sungguh terlalu besar tuk dilupakan, aku orang bodoh yang tekungkung dalam permainan asmara yang mencabik diri. Tapi aku tak menolak permainan ini, karena meskipun sedih… pedih… namun pucuk kerinduan yang berujung pada segara kebahagiaan yang bahkan semu-pun telah membiusku… ya … membiusku dalam lamunan dan mimpi kosong tanpa dasar landasan kenyataan. Aku menjadi pujangga yang mencari makna cinta yang sudah tak ada di depan mata, menjadi perindu yang sungguh ditipu oleh rasa rindu. Tapi sekalipun aku tak menolaknya, rasa sakit ini entah kenapa begitu indah, begitu bahagia… bahagia dalam sakit yang teramat. Katakanlah segala kebodohanku yang merindumu maka akan kujawab perkataanmu hanya dengan senyumku, senyum yang sungguh menggambarkan segalanya. Banyak lelaki yang dibodohi oleh cinta tetapi yakinlah mereka akan tersenyum ketika kau bertanya kenapa bisa sebodoh itu hanya karena cinta. Sesakit apapun hasil dari mencinta maka rasa bahagia yang hanya secuilpun mampu mengalahkannya. Aku adalah lelaki pecinta, selama kau masih menjadi labuhanku… maka ku akan terus mencintamu sebelum kutemukan labuhan sejatiku, entah itu kamu atau labuhan lain yang entah dimana. Aku bisa tetap hidup meski hanya mencintamu seorang diri tanpa balasan rasamu


Read More...