Lelaki itu sedang berpetualang mencari sebuah roman
dan dia berhenti sejenak di sebuah persinggahan
di sana dilihatnya seorang teman sedang menatap sebuah kaca
namun remang-remang karena tak cukup di hadiri cahaya
Lelaki itu pun menghampiri temannya
Menawarkan lilin² kecil yang dia tahu tak cukup benderang
Sang teman menatapnya sejenak dan bertanya,
Mengapa kau memberiku lilin² ini ketika aku ingin terpejam untuk selamanya...
Lelaki itu hanya tersenyum dan berkata,
Karena hanya ini yang aku punya agar kau bisa mengintip indahnya dunia
Namun jika tak cukup terang maka cobalah tuk melihat indahnya ciptaan-NYA
Yang sedang kau lihat terperangkap di dalam kaca
Yang menunggu raut mukanya dirubah menjadi bahagia
Yang menunggu parasnya di isi senyum yang dulu pernah ada
Oleh pemilik jiwa yang sedang termenung di hadapannya
Selasa, 29 September 2009
Dalam cahaya yang redup
Senin, 28 September 2009
Mendeteksi dan mencegah virus secara manual
Masalah yang sering mengganggu kita saat menggunakan komputer apalagi dengan sistem operasi Windows adalah banyaknya jenis virus yang muncul. Pencegahan pertama agar virus tidak bisa masuk adalah dengan memakai antivirus yang tentunya masih ter-update.
Namun sebenarnya ada cara-cara tradisional yang bisa dipakai untuh mencegah masuknya virus. Adapun cara-cara tersebut adalah :
Matikan utility autorun untuk removable media (Start → Run → ketik “gpedit.msc” → Computer Configuration → Administrative templates → System → Turn Off AutoPlay → set menjadi enable untuk semua drive)
Show hidden file, karena hampir semua virus menjadikan dirinya hidden (pada windows explorer klik pada Tools → Folder options → pilih tab “view” → pilih “show hidden files and folder” → dan hapus centang untuk “Hide protected operating system files (recommended)”
Saat melihat isi flashdisk/removable media lainnya, biasakan menggunakan tampilan details (klik kanan → view → details) dan JANGAN membuka folder jika type dari folder tersebut adalah application. Karena modus inilah yang paling sering disebarkan oleh virus buatan indonesia.
Biasakan membuka / melihat isi flashdisk melalui menu tree di sebelah kiri pada windows explorer, jangan melalui icon yang terdapat pada window / tab sebelah kanan. Karena double klik pada icon CD Drive / flashdisk akan otomatis menjalankan autorun program yang ada di dalamnya
Selasa, 21 Juli 2009
Ikhlas & Doa
Ikhlas bagiku ada 3 bentuk,
Ikhlas menerima takdir Tuhan
Ikhlas untuk kehilangan
dan ikhlas untuk tidak mendapatkan
Ketahuilah, aku tidak akan menerima dan mengikhlaskan hal yang belum terjadi...
Aku tidak akan menantang Tuhan dengan mengatakan aku rela kehilangan sesuatu,
Karena Allah itu Maha Tahu apa yang ada dalam kalbu
Dan aku tak mau Dia mendengar tantanganku...
Kecuali jika itu memang telah ditakdirkan bagiku,
Maka hanya ikhlas lah jalanku
Doa bagiku adalah pertemuan dua tanggung jawab,
Allah telah menerima tanggung jawab pertama dengan menerima semua doa
Tanggung jawab kedua ada padaku
Yaitu dengan menjadi orang yang pantas untuk menerima apa yang aku minta
Saat ini aku sedang dan selalu berdoa...
Untuk mendapatkan sesuatu yang hanya aku dan Dia yang tahu,
Aku tidak akan menantang Tuhan dengan mengatakan rela tidak mendapatkannya
Karena aku berusaha menjadi manusia yang pantas menerimanya
Kecuali jika memang tidak ditakdirkan menjadi milikku
Kecuali jika diberikan kepadaku yang lebih baik dari yang sedang ku pinta...
Karena memang aku ditakdirkan menjadi seorang peminta
Kepada Tuhan yang Maha Pemberi
Lelaki buntung
Sebelah tangan
Apa yang bisa dilakukan dengan sebelah tangan ??
Cinta yang tak terbalas disebut orang seperti bertepuk sebelah tangan,
Tak akan menghasilkan apa-apa
Kecuali kosong, hampa, dan kesendirian
Tapi ku bisa melakukan suatu hal dan itu memang wajar dengan hanya sebelah tangan
Yaitu sebuah tamparan.
Memang menyakitkan
Paling tidak itu menghasilkan nada, marah, dan bukan kekosongan
Terkadang memerlukan sebuah tamparan yang keras pada hati
Agar terbangun, tersadar
Tak lagi terjebak dalam kosong, hampa, dan kesendirian
Memang menyakitkan...
Dan ketika aku terbangun, tersadar
Membuang jauh kosong, hampa, dan kesendirian
Sebelum rasa ini belum kembali hambar
Ijinkan kupinjam sebelah tanganmu
tuk mengusir kosong, hampa, dan kesendirian
Yang pasti kan datang
Jika aku hanya mempunyai satu tangan
Ketika hatinya masih memar tertampar Read More...
